Respons Rudianto soal Pernyataan Abdunnur dan Dorongan Perubahan di Unmul
Rudianto juga merespons pernyataan Rektor Unmul, Prof. Abdunnur, yang sebelumnya menyebut pencarian dukungan eksternal oleh bakal calon rektor tidak etis.
“Etis tidak etis, tanya beliau dulu empat tahun lalu naik pakai kendaraan apa? Apa yang saya lakukan ini tidak beda dengan rektor-rektor sebelumnya,” ujarnya.
Ia mengatakan dirinya maju bukan semata karena dukungan politik, tetapi juga dorongan dari internal kampus yang menginginkan perubahan di Unmul.
“Ada amanah dari teman-teman dosen yang ingin perubahan. Kami melihat ada gap yang harus diperbaiki di Unmul,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Rudianto meminta kontestasi Pilrek Unmul tidak dipenuhi narasi saling serang dan framing politik sepihak.
Ia menilai seluruh kandidat seharusnya jujur mengakui bahwa komunikasi dengan pihak eksternal memang terjadi dalam dinamika pemilihan rektor.
“Saya hanya melakukan apa yang saya anggap perlu untuk memenangkan kontestasi. Tapi kalau itu disebut cawe-cawe, saya pikir itu framing yang keliru,” pungkasnya.
(wan)
- Lima Bakal Calon Rektor Unmul Mulai Bertarung, Abdunnur Singgung Isu Dukungan Partai di Foto Rudianto
- Pendapatan APBN di Kaltim Baru Rp4,4 Triliun, Belanja Tembus Rp8,85 Triliun per Mei 2026
- HMI Kecewa Rudy Mas’ud Kembali Absen di Forum Publik: Dia yang Ajak Dialog, Tapi Tak Hadir di Seminar Pembangunan
- 14 Advokat Temukan Banyak Nama Tak Cantumkan Gelar S1 di TAG Rudy Mas’ud, Meski Pergub Wajibkan Minimal Sarjana
Tag




