Arus Publik

Kursi Pijat Tak Bisa Diganti Rudy Mas'ud, Data Realisasi di Inaproc Justru Berbeda dengan Klaim Pejabat

Janji bayar pribadi kursi pijat batal

Sabtu, 2 Mei 2026 21:22

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di tengah sorotan kursi pijat APBD/foto: Ilustrasi kursi pijat/ Unsplash.com

Publik awalnya mengira kursi pijat ini hanya untuk Rumah Jabatan Gubernur

Namun, penelusuran data Arusbawah melalui sistem Inaproc 2025 mengungkap fakta lain: setidaknya ada empat unit kursi pijat yang dibeli menggunakan APBD Kaltim 2025.

Kursi-kursi pijat ini tersebar di beberapa kantor dinas, yaitu:

  • Biro Pengadaan Barang dan Jasa: 2 unit (Nilai Rp120,5 juta).
  • Dinas Penanaman Modal dan PTSP: 1 unit (Nilai Rp62 juta).
  • Inspektorat Kaltim: Terdeteksi dalam paket gabungan anggaran.

Menagih Janji Audit Terbuka

Kini, setelah rencana bayar pakai uang pribadi gagal total, masyarakat tinggal memegang satu janji Gubernur lainnya: Audit Terbuka. 

Gubernur menjanjikan akan mengevaluasi seluruh paket renovasi Rp25 miliar tersebut agar publik bisa ikut mengawasi.

Masyarakat Kalimantan Timur menanti, apakah audit ini benar-benar akan dibuka transparan, atau hanya akan menjadi bumbu pemanis untuk meredam suasana. (son)

 

 

Tag

MORE