“Ini loh grassroot di bawah itu yang harus diperhatikan,” katanya.
Jangan Sampai Gratispol Jadi Dongeng
Dalam forum itu, HMI juga menyoroti program-program pemerintah provinsi agar tidak berhenti sebagai slogan politik semata.
Ashan mengingatkan agar visi dan program unggulan pemerintahan Rudy Mas'ud-Seno Aji, yakni Gratispol, benar-benar diwujudkan secara konkret dan tidak sekadar menjadi narasi kampanye.
“Jangan sampai visi-misi Gratispol itu hanya sebuah dongeng aja. Nah itu yang kita takutkan,” tegasnya.
Ia mengatakan hasil seminar nantinya akan dirumuskan kembali oleh Badko HMI untuk kemudian dibawa ke DPRD sebagai bahan pengawalan terhadap arah pembangunan daerah.
DPRD Minta Kritik Tetap Berbasis Data
Seminar tersebut turut dihadiri anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V. Zahry.
Saat diwawancarai, Sarkowi menegaskan bahwa pengawasan terhadap pembangunan daerah tidak hanya menjadi tugas DPRD, tetapi juga dapat dilakukan masyarakat dan kelompok mahasiswa.
Meski begitu, ia mengingatkan agar kritik tetap disampaikan berbasis data dan dalam semangat perbaikan.
“Saya tekankan supaya indikatornya jelas, berbasis data, dan juga disampaikan dalam semangat perbaikan, bukan dalam semangat kebencian,” ujarnya.
Terkait absennya Pemprov dalam seminar tersebut, Sarkowi menyebut hasil diskusi nantinya tetap akan disampaikan kepada pemerintah provinsi sebagai bahan evaluasi.
“Nanti juga akan disampaikan kepada pemerintah provinsi apa poin-poin pentingnya,” tutupnya. (raf)
Tag




