Arus Publik

Samarinda Terkini

900 Kios Pasar Pagi Samarinda Masih Belum Terisi, Disdag Akui Penataan Masih Berproses

Minggu, 3 Mei 2026 12:57

TAMPAK DEPAN - Wajah baru Pasar Pagi Samarinda/Arusbawah.co

Menurut Nurrahmani, keputusan itu diambil agar kios yang tersedia tidak dibiarkan kosong terlalu lama.

“Yang dipanggil tidak datang, mengambil kunci juga tidak. Kami tarik sebanyak 59 kios, lalu kami bagikan lagi kepada pedagang yang memang masih ingin berdagang di sana,” jelasnya.

Pedagang Akan Dipanggil Tiga Kali

Untuk kios yang masih kosong, Disdag menyiapkan mekanisme pemanggilan ulang kepada penerima yang belum menempati tempat usahanya.

Jika setelah tiga kali panggilan tidak ada respons, maka hak penggunaan kios akan dicabut.

Langkah itu disebut sebagai bagian dari penataan agar seluruh kios yang tersedia bisa segera difungsikan.

“Nanti akan kami surati kembali. Kalau sampai tiga kali dipanggil tidak diindahkan, kami buat berita acara, kami tarik, lalu kami bagikan lagi kepada yang masih berkeinginan berdagang,” ujarnya.

Pedagang Berjualan di Koridor Jadi Sorotan

Nurrahmani juga menanggapi kondisi pedagang yang masih berjualan di area koridor pasar.

Menurutnya, sebagian dari mereka sebenarnya sudah memperoleh lapak, tetapi memilih tetap berjualan di luar.

Ia menilai kondisi itu kemudian diikuti pedagang lain dan memicu kesan pasar tidak tertata.

“Ada pedagang yang sudah dapat lapak, tapi tidak menempati lapaknya. Mereka malah berjualan di luar, dan itu menjadi contoh bagi pedagang lain ikut bergabung,” katanya.

 

Penertiban Dilakukan Bertahap

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disdag Samarinda akan melakukan penertiban secara bertahap melalui sistem teguran.

Tag

MORE