Arus Publik

Samarinda Terkini

900 Kios Pasar Pagi Samarinda Masih Belum Terisi, Disdag Akui Penataan Masih Berproses

Minggu, 3 Mei 2026 12:57

TAMPAK DEPAN - Wajah baru Pasar Pagi Samarinda/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Ratusan kios di Pasar Pagi Samarinda hingga kini masih belum terisi.

Kondisi tersebut terjadi karena proses penataan dan distribusi tempat usaha kepada pedagang masih terus berjalan secara bertahap.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda, Nurrahmani.

Menurut Nurrahmani, dari total sekitar 2.400 kios dan lapak yang tersedia di Pasar Pagi, saat ini baru sekitar 1.500 unit lebih yang sudah ditempati pedagang.

Sisanya, sekitar 900 unit, masih belum digunakan.

“Dari 2.400 itu, yang sudah terisi sekitar 1.500 lebih. Jadi masih ada sekitar 900 yang belum masuk,” ujar Nurrahmani, Rabu (29/4/2026).

Pembagian Kios Masih Berjalan

Nurrahmani menjelaskan, pemerintah saat ini masih melanjutkan proses distribusi kios kepada pedagang.

Pada tahap terbaru, sebanyak 129 kios kembali dirilis untuk dibagikan kepada pedagang yang telah melalui proses verifikasi data.

Ia menyebut, verifikasi dilakukan sejak pertengahan April, sebelum kemudian penetapan dan pembagian kios dilakukan kepada penerima baru.

“Pada 16 April itu UPT sudah verifikasi datanya, kemudian 21 April SK kami keluar. Hari ini kami rilis sebanyak 129 kios,” katanya.

Dalam waktu dekat, penetapan kios melalui mekanisme undian bakal digelar. Setelah itu, pedagang yang mendapat jatah diberikan kesempatan selama tiga hari untuk mengambil kunci tempat usahanya.

59 Kios Dicabut dari Penerima Lama

Di sisi lain, Dinas Perdagangan Samarinda juga mengambil langkah tegas terhadap pedagang yang sebelumnya telah mendapatkan kios namun tidak mengambil kunci maupun tidak menempatinya.

Nurrahmani, menegaskan bahwa 129 kios yang kembali dibagikan pada tahap terbaru bukanlah lapak kosong baru, melainkan hasil evaluasi dari kios yang sebelumnya tidak dimanfaatkan oleh penerima tahap awal.

Dari hasil pendataan, terdapat 59 kios yang akhirnya ditarik kembali karena pemilik yang telah dipanggil tidak datang untuk mengambil kunci ataupun tidak menunjukkan keseriusan menempati tempat usaha tersebut.

Tag

MORE