"Kami tidak akan mengeluarkan statement apa-apa sampai proses audit mediknya selesai. Sesuai arahan, kalau nanti memang sudah ada hasilnya baru nanti akan kami sampaikan," tuturnya.
Baca juga:
- Ketua TRC PPA Kaltim: Rumah Sakit Belum Klarifikasi dan Minta Maaf Atas Insiden Tangan Bayi Membusuk Pasca-Infus
- PKB Tolak Pembatasan Usulan Pokir DPRD Kaltim, Yenni Eviliana: 'Bukan Sekadar Program Anggota, tapi Suara Warga'
- ‘Ini Niat Bantu Rakyat atau Tidak Sih’, Jawaban Fraksi PDIP Tolak Aspirasi Warga Dipotong dari 160 Jadi 25
Audit Medik Masih Menggantung
Meski menjadikan audit medik sebagai dasar utama klarifikasi, pihak manajemen belum dapat memberikan kepastian waktu maupun komposisi tim yang akan bekerja.
dr. Arysia menyebutkan bahwa pembentukan tim tersebut merupakan kesepakatan hasil pertemuan dengan Komisi IV DPRD Kalimantan Timur pada senin 6/4/26.
"Belum, iya belum ada juga (informasi lanjutan). Mungkin nanti dipilih, saya juga belum tahu ya, mungkin apa yang pasti independen yang mengerti kan tentang dunia medis. Jadi informasi lebih lanjutnya belum ada, timnya siapa-siapa itu belum ada," ungkapnya.




