Arus Publik

Pilrek Unmul 2026: Lima Nama Sudah Masuk, Isu Cawe - cawe Kementerian Dibantah

Lima Bakal Calon Sudah Masuk dalam Bursa Pilrek Unmul 2026

Senin, 11 Mei 2026 21:28

MENJELASKAN - Ketua Panitia Penjaringan, Penyaringan, dan Pemilihan Rektor Unmul, Mustofa Agung Sardjono/Arusbawah.co

Pendaftaran dan pengembalian formulir dibuka hingga 12 Mei 2026.

Setelah itu, panitia akan melakukan seleksi administrasi pada 13–19 Mei 2026, lalu mengumumkan hasilnya pada 20 Mei 2026.

Peserta yang dinyatakan belum lengkap masih diberi kesempatan melakukan perbaikan lewat masa sanggah administrasi pada 21–22 Mei 2026.

Tahapan finalisasi administrasi berlangsung hingga 24 Mei sebelum nama bakal calon diserahkan ke Senat pada 25 Mei 2026.

Sehari setelahnya, Senat akan menggelar rapat pleno penetapan bakal calon rektor.

Tahap Penyaringan dan Pemilihan Rektor

Tahap berikutnya masuk ke penyaringan calon pada Juni 2026. 

Para kandidat akan memaparkan visi dan misi dalam rapat senat terbuka pada 10 Juni sebelum Senat memilih tiga nama final.

Tiga nama itu kemudian dikirim ke kementerian pada 12–17 Juni 2026.

Sementara pemungutan suara rektor dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Juli 2026, dengan penetapan rektor terpilih sehari setelahnya.

Jabatan Rektor Unmul periode 2022–2026 sendiri berakhir pada 27 Oktober 2026.

Transparansi Pilrek Mulai Dipertanyakan

Di tengah proses itu, transparansi tahapan Pilrek mulai dipertanyakan sejumlah pihak. 

Terutama soal alasan panitia belum membuka nama para pendaftar ke publik.

Namun Mustofa menilai langkah itu dilakukan untuk menjaga etika proses penjaringan.

“Kalau nanti ada yang gugur administrasi kan kasihan juga kalau namanya sudah diumumkan duluan,” katanya.

Pilrek tahun ini juga menjadi pengalaman baru bagi Unmul karena seluruh proses pendaftaran mulai dilakukan secara daring.

Menurut Mustofa, sistem online sengaja diterapkan agar memberi ruang lebih luas bagi akademisi dari luar daerah yang ingin ikut mendaftar.

“Kami kirim informasi ke banyak perguruan tinggi di Indonesia. Jadi memang dibuka seluas-luasnya,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengakui peluang kandidat dari luar Kalimantan Timur tetap tidak mudah karena harus mempertimbangkan banyak hal, termasuk perpindahan domisili dan keluarga selama masa jabatan empat tahun.

(wan)

Tag

MORE