“Orang mau mendekat ke mana saja silakan. Tapi penentunya tetap suara senat. Karena komposisinya 65 persen,” katanya.
Guru besar Unmul itu bahkan menyebut isu “cawe-cawe kementerian” sering kali terlalu dibesar-besarkan.
Ia mengaku sudah mengikuti dinamika pemilihan rektor sejak era 1990-an dan belum pernah melihat suara kementerian sepenuhnya membalik hasil dominasi suara senat.
“Belum pernah suara menteri itu diborong semua ke satu calon. Tidak pernah begitu,” ujarnya.
Meski begitu, ia tak menampik pengaruh suara kementerian bisa menjadi sangat menentukan jika selisih suara antar kandidat di senat sangat tipis.
“Nah kalau bedanya tipis, di situ suara kementerian bisa jadi faktor penentu,” katanya.
Sebaliknya, bila ada kandidat yang menang mutlak di internal senat, peluang perubahan hasil dinilai sangat kecil.
“Kalau mau aman ya harus unggul signifikan di senat,” ujar Mustofa.
Struktur Senat Berubah, Pascasarjana dan FKG Dapat Tambahan Keterwakilan
Selain soal komposisi suara, perubahan struktur anggota senat juga ikut memengaruhi Pilrek tahun ini.
Program Pascasarjana kini mendapat tambahan keterwakilan di senat.
Jika sebelumnya hanya direktur Pascasarjana yang otomatis masuk sebagai anggota ex officio, sekarang ada tambahan dua perwakilan lagi.
Artinya, Pascasarjana kini memiliki tiga suara di senat.
Sementara Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) yang tergolong fakultas baru juga sudah masuk dalam struktur senat pemilih.
Dalam aturan Pilrek terbaru, rapat pemilihan rektor bisa berjalan jika kuorum mencapai 50 persen plus satu anggota.
Namun Mustofa mengatakan, sepanjang pengalamannya, tingkat kehadiran anggota senat hampir selalu penuh.
“Pilrek itu seperti pesta demokrasi kampus empat tahunan. Hampir enggak pernah ada yang absen,” katanya.
Ia bahkan menceritakan pernah ada anggota senat yang sakit tetap didatangi panitia agar hak suaranya tidak hilang.
“Ada yang enggak bisa naik ke ruangan, panitia turun ambil suaranya. Bahkan pernah sampai didatangi ke rumah sakit,” ujarnya.
Jadwal Lengkap Pilrek Unmul 2026
Tahap Penjaringan Bakal Calon
Berdasarkan jadwal diterima Arusbawah.co, tahapan penjaringan bakal calon berlangsung pada 4–10 Mei 2026.
Tag



