Namun, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala PUPR Samarinda, Hendra Kusuma, telah memastikan bahwa proyek tersebut tidak akan dilanjutkan ke tahap realisasi.
“Tidak ada pengadaan rumah jabatan wawali,” ujarnya singkat, saat dikonfirmasi Arusbawah.co lewat pesan WhatsApp, Jumat (24/4/2026).
Ia kembali menegaskan bahwa data tersebut hanya sebatas rencana awal yang tercantum dalam RUP.
“Tidak ada (rencana realisasi),” jawabnya.
Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai alasan rencana pembangunan baru tersebut, Hendra mengaku belum bisa memberikan penjelasan rinci.
“Untuk informasi lanjutan sedang ditelusuri ya,” jawabnya. (raf)
Baca juga:
- Angka Anggaran Pembangunan Rujab Wawali Samarinda Rp19,5 Miliar Muncul di RUP Inaproc 2026, PUPR: Tidak Ada
- Sudah Hampir Dua Minggu, Pemkot Samarinda Belum Terima Jawaban Pemprov soal Redistribusi BPJS
- Kecewa Bantuan Sosial Terencana Dihentikan, Disabilitas Kaltim Turun ke Jalan untuk Pertama Kali Ikuti Aksi 214
- Demo 21 April Kaltim: DPRD Teken Pakta Integritas, Aksi Berujung Bentrok di Malam Hari
Tag




