Arus Publik

Indeks Keselamatan Jurnalis 2025 Menurun, 67% Jurnalis Pernah Alami Kekerasan

Rabu, 11 Februari 2026 22:18

DISKUSI PANEL - Hasil riset Populix terhadap 655 jurnalis aktif di 38 provinsi mengungkapkan bahwa 67% jurnalis pernah mengalami kekerasan, naik signifikan dari 40% pada 2024/ HO to Arusbawah.co

Praktik ini terjadi lintas peran, dari jurnalis hingga pimpinan redaksi, untuk menghindari konflik, melindungi keselamatan, atau merespons tekanan eksternal.

Isu yang paling sering disensor termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan lebih dari 50% responden menyatakan terpaksa melakukan swasensor.

 

Regulasi dan Perlindungan Jurnalis

Pilar negara dan regulasi menunjukkan peningkatan skor karena persepsi jurnalis terhadap peran regulasi membaik.

Namun, Undang-Undang ITE masih dipandang sebagai regulasi yang berpotensi mengancam kebebasan pers.

Francisca Christy Rosana, jurnalis Tempo, menyoroti bahwa ancaman terhadap jurnalis kini lebih subtil, seperti pembatasan akses informasi dan tekanan struktural, terutama saat meliput isu strategis MBG dan PSN. “Ini sinyal memburuknya iklim kebebasan berbicara dan hak publik atas informasi,” ujarnya.

Upaya Konsorsium Jurnalisme Aman

Konsorsium Jurnalisme Aman, yang terdiri dari Yayasan Tifa, PPMN, dan HRWG, melakukan pemetaan wilayah berisiko tinggi seperti Aceh, Palu, dan Sorong, sekaligus memperkuat kapasitas jurnalis melalui pelatihan keamanan dan perlindungan.

Tag

MORE