Dalam beberapa kasus, lampu jalan di jalur protokol mendadak padam setelah jaringan kabel listriknya hilang dicuri.
Beberapa ruas jalan yang tercatat terdampak antara lain:
- Jalan Pahlawan
- Jalan dr. Soetomo
- Jalan Letjen Soeprapto
- Jalan RE Martadinata
- Jalan Basuki Rahmat
- Jalan Ruhui Rahayu
- Jalan S. Parman
Kasus serupa juga ditemukan di ruang publik seperti kawasan Taman Samarendah dan simpang Muara dekat Jembatan Stres yang sempat mengalami pemadaman lampu akibat jaringan listrik dicuri.
Polresta Samarinda kemudian mengungkap jaringan pencurian kabel LPJU yang beroperasi di berbagai titik kota.
Dalam kasus tersebut, polisi menangkap tiga pelaku sementara satu lainnya masih masuk daftar pencarian orang (DPO).
Total kerugian akibat rangkaian pencurian ini diperkirakan mencapai Rp589.778.000.
Para pelaku menjalankan aksinya dengan modus menyamar sebagai pekerja proyek.
Mereka mengenakan rompi keselamatan agar terlihat seperti petugas yang sedang melakukan perawatan fasilitas jalan.
Kabel Lampu Taman Balai Kota Dipotong
Pencurian kabel juga terjadi di kawasan Taman Balai Kota Samarinda, tepatnya di jalur pedestrian yang menghubungkan kompleks Balai Kota dengan Jalan Kusuma Bangsa.
Peristiwa ini terjadi saat proyek penataan taman sebenarnya telah selesai secara fisik, namun masih berada dalam masa pemeliharaan.
Kabel yang dicuri merupakan bagian dari instalasi listrik untuk lampu taman dan lampu pedestrian.
Akibat kabel tersebut dipotong, sedikitnya 10 titik lampu penerangan di jalur pejalan kaki tidak dapat berfungsi karena aliran listrik terputus.
Padahal proyek penataan taman tersebut memiliki nilai sekitar Rp24 miliar.
Kerugian akibat pencurian kabel diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah karena pemerintah harus mengganti jaringan kabel serta memperbaiki instalasi listrik.




