Karena itu, DLH Samarinda menurunkan tim untuk melakukan pendampingan langsung ke masing-masing dapur SPPG.
Pendampingan tersebut dilakukan guna menilai kondisi fisik instalasi, memastikan prosedur pengelolaan limbah berjalan, sekaligus membantu pengelola memenuhi persyaratan teknis yang dibutuhkan.
“Nah itu makanya teman-teman melakukan pendampingan supaya semuanya bisa berjalan. Kita lihat kelemahannya di mana, apakah di sisi fisik atau pengelolaannya, lalu kita bantu perbaikannya,” tambah Suwarso.
Daftar 12 SPPG di Samarinda yang Dihentikan Sementara
Berikut 12 SPPG di Kota Samarinda yang dihentikan sementara operasionalnya:
• SPPG Kota Samarinda – Samarinda Utara Sempaja Utara
• SPPG Kota Samarinda – Sungai Pinang Gunung Lingai
• SPPG Kota Samarinda – Sungai Pinang Mugirejo
• SPPG Kota Samarinda – Sungai Pinang Mugirejo 2
• SPPG Kota Samarinda – Samarinda Utara Sempaja Barat
• SPPG Kota Samarinda – Sungai Pinang Sungai Pinang Dalam
• SPPG Kota Samarinda – Sungai Pinang Sungai Pinang Dalam 2
• SPPG Kota Samarinda – Samarinda Kota Pasar Pagi
• SPPG Kota Samarinda – Ulu Air Putih 2
• SPPG Kota Samarinda – Samarinda Kota Pasar Pagi 2
• SPPG Kota Samarinda – Sungai Pinang Sungai Pinang Dalam 3
• SPPG Kota Samarinda – Samarinda Utara Tanah Merah
Respons Pihak SPPG
Ketika dimintai tanggapan terkait penutupan sementara 12 SPPG di Samarinda, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) sekaligus Korwil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Samarinda, Hariono, memilih tidak memberikan komentar.
“Mohon maaf saya tidak ada kewenangan memberikan keterangan masalah itu. Silakan ke bagian biro humas di Jakarta ya,” balasnya melalui pesan singkat, Senin (6/4/2026).
Sementara itu, Wakil Ketua SPPG Sirajul Amin hingga Rabu (8/4/2026) malam belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dikirim redaksi Arusbawah.co.
Upaya menghubungi melalui sambungan telepon juga belum mendapat respons. (raf)
Tag




