Arus Publik

SastraLoka 2025

Balai Bahasa Kaltim Buka SastraLoka 2025, Rayakan Warisan Sastra Korrie Layun Rampan

Sabtu, 11 Oktober 2025 10:6

FOTO BERSAMA - Foto bersama saat pembukaan SastraLoka 2025 di Samarinda pada Jumat, 10 Oktober 2025/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi membuka SastraLoka 2025 di Samarinda pada Jumat, 10 Oktober 2025.

Kegiatan yang berlangsung hingga 13 Oktober ini diselenggarakan oleh Tirtonegoro Foundation, menghadirkan beragam ekspresi seni mulai dari musik etnik sape, monolog teater, tari, hingga diskusi budaya dan dialog mendalam bersama para sastrawan Kaltim. 

Tema dan Fokus SastraLoka 2025

Tahun ini, SastraLoka mengusung tema “Suara Sastra dari Kalimantan Timur untuk Nusantara”, dengan fokus pada karya dan warisan literasi Korrie Layun Rampan, sastrawan besar asal Kutai Barat.

Rampan dikenal sebagai salah satu tokoh penting yang mewarnai sejarah sastra Kalimantan, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi penulis lokal hingga nasional.

Menurut Rahmad Hidayat, perwakilan Balai Bahasa Kaltim, kegiatan ini penting untuk memperkuat sinergi lintas komunitas dan lembaga dalam menghidupkan ekosistem literasi daerah.

“Gagasan dari Tirtonegoro Foundation sangat baik. Kegiatan seperti SastraLoka ini perlu menjadi agenda tahunan bagi para sastrawan dan pelaku budaya di Kalimantan Timur,” ujar Rahmad Hidayat dalam sambutannya.

 

Ragam Kegiatan dan Kolaborasi Seni

SastraLoka 2025 tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, tetapi juga menyediakan ruang dialog lintas generasi, mempertemukan penulis, seniman, dan masyarakat umum. Acara ini mencakup:

  • Pertunjukan musik etnik sape, menonjolkan tradisi musik Kalimantan.
  • Monolog teater dan tari, yang mengekspresikan cerita lokal melalui seni performatif.
  • Diskusi budaya dan literasi, menghadirkan sastrawan dan budayawan sebagai narasumber.
  • Dialog mendalam tentang karya Korrie Layun Rampan, sebagai momentum refleksi terhadap warisan sastra Kalimantan.

Puncak acara akan digelar di Amphitheater Edupark Samarinda, menjadi ajang kolaborasi penulis, seniman, dan masyarakat dalam suasana literasi yang hangat dan inklusif.

SastraLoka sebagai Ruang Literasi dan Budaya

Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang dialog dan pertukaran gagasan, sekaligus memperkuat posisi Kaltim sebagai salah satu episentrum kebudayaan dan sastra di Indonesia.

SastraLoka 2025 menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal dan mengapresiasi warisan sastra lokal, sekaligus mendorong kreativitas dalam menulis dan berkarya.

Dengan hadirnya berbagai pertunjukan seni dan diskusi interaktif, SastraLoka tidak hanya merayakan karya Korrie Layun Rampan, tetapi juga menghidupkan ekosistem literasi yang inklusif bagi seluruh masyarakat Kaltim. (media partner) 

Di agenda ini, Arusbawah.co turut menjadi media partner. 

 

Tag

MORE