Sementara aset tetap lainnya meningkat dari Rp562,23 miliar menjadi Rp586,49 miliar.
Konstruksi Dalam Pengerjaan Justru Menurun
Di tengah kenaikan hampir seluruh kelompok aset, BPK mencatat adanya penurunan pada pos konstruksi dalam pengerjaan.
Nilainya turun dari Rp2,28 triliun pada 2024 menjadi Rp1,88 triliun pada 2025.
Penurunan sebesar 17,42 persen tersebut umumnya menunjukkan sebagian proyek yang sebelumnya masih dalam tahap pembangunan telah selesai dan direklasifikasi menjadi aset tetap yang siap digunakan.
Secara keseluruhan, data BPK menunjukkan nilai aset tetap Pemprov Kaltim terus bertambah seiring pembangunan infrastruktur, penambahan fasilitas publik serta penguatan aset daerah yang dikelola pemerintah provinsi.
Dengan total mencapai Rp32,72 triliun, aset tersebut menjadi salah satu indikator besarnya sumber daya yang dimiliki Pemprov Kaltim untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah. (pra)
Tag




