Pelemahan ekonomi daerah juga berdampak pada industri media lokal, yang menjadi salah satu sektor pertama merasakan dampak melambatnya ekonomi.
Menurutnya, perjuangan menolak pemangkasan DBH harus disertai pengawasan ketat terhadap pengelolaan dana publik di tingkat daerah.
“Tekan pusat, tapi bersihkan juga dapur kita sendiri. Jika industri media mati, suara rakyat Kaltim juga akan hilang,” pungkasnya.
Simbol Perlawanan Warga Kaltim
Aksi warga Kaltim yang semakin menguat ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam.
Tenda perjuangan dan opsi hentikan aktivitas ponton batu bara menjadi simbol perlawanan yang tegas, sekaligus peringatan bahwa hak-hak fiskal daerah harus dihormati. (wan/isa)
Baca juga:
Tag




