Arus Publik

Via Zoom di IKIP PGRI, Hetifah Bahas soal Budaya Patriarki hingga Fenomena Rape Culture yang Jadi Mimpi Buruk Perguruan Tinggi

Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Kaltim Masih Jadi Ancaman

Jumat, 5 Desember 2025 9:14

FOTO BERSAMA - Sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan yang digelar di kampus IKIP PGRI Kaltim, Kamis (4/12/2025)/ IG @ikippgrikaltim

“Segera lakukan ini saat menjadi korban, bercerita kepada orang terpercaya, cari informasi layanan bantuan hukum dan pemulihan, minta pendampingan LBH, lapor polisi, atau minta komunitas mengambil tindakan agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya. Pulihkan diri sendiri dengan bantuan psikolog,” jelas Hetifah dalam paparannya melalui zoom meeting.

Dibentuk Satgas Penanganan Kekerasan di IKIP PGRI Kaltim

Sementara itu, Suriansyah, Rektor IKIP PGRI Kaltim, menegaskan pentingnya peran satgas penanganan kekerasan di kampus. 

Satgas dibentuk sejak 2021 sesuai amanah Kementerian Dikti dan dipantau L2DIKTI setiap tahun. 

“Mahasiswa didorong menjadi agen perubahan. Informasi dan edukasi yang mereka terima akan menular ke mahasiswa lain. Ini bagian dari upaya kami menciptakan lingkungan kampus aman,” kata Suriansyah di hari yang sama.

Rektor menambahkan, satgas telah menangani berbagai kasus, mulai dari ancaman cyber hingga pemerasan, khususnya bagi mahasiswa baru dari berbagai daerah. 

Suriansyah juga menekankan pentingnya pendidikan moral Pancasila dan agama di kampus sebagai sarana penyisipan materi terkait kekerasan seksual

Meskipun belum ada hotline resmi, satgas memiliki kantor dan anggota yang siap menerima laporan, termasuk dekan dan ketua program studi.

“Mahasiswa yang melapor diproses melalui rantai dari prodi ke dekan hingga rektor. Ini agar sistem tetap berjalan dan mahasiswa paham jalur pelaporan,” tutupnya.

(wan)

 

Tag

MORE