“Ground anchor itu memang mahal per meternya karena berfungsi sebagai penahan utama lereng,” jelasnya.
3. Waller Beam
Struktur pengikat antar sistem penahan agar beban tanah terdistribusi lebih merata.
4. Backfill
Penimbunan kembali di atas struktur terowongan guna memastikan distribusi beban tanah lebih stabil.
“Di sisi inlet ada regrading, ground anchor, waller beam, dan backfill. Di sisi outlet juga ada penguatan, hanya saja tanpa regrading,” katanya.
Sudah Diasistensi Sejak 2024
Reyhan menegaskan, desain penguatan lereng tersebut telah melalui proses asistensi bersama Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan sejak 2024.
Saat ini, desain tersebut digabung dalam tahapan menuju penerbitan Sertifikat Layak Fungsi (SLF).
“Desain ini sudah kami asistensikan sejak 2024 dan berlanjut sampai sekarang. Sekarang prosesnya digabung dengan tahapan layak fungsi,” ujarnya.
Artinya, penguatan lereng menjadi bagian dari proses penilaian sebelum terowongan dinyatakan aman untuk dioperasikan.
Namun, Reyhan menegaskan bahwa dalam dunia konstruksi tidak ada jaminan mutlak terhadap hilangnya risiko longsor.
“Yang bisa kami lakukan adalah memastikan faktor keamanan terpenuhi berdasarkan perhitungan struktur,” tegasnya.




