Arus Terkini

Tilik Kasus Filicide Orang Tua Tega Habisi Anak Kandung, Menurut Kacamata Psikologi Forensik

Tragedi di Samarinda: Dua Balita Tewas di Tangan Ayah Kandung

Kamis, 31 Juli 2025 12:34

TKP - TKP pembunuhan 2 balita oleh ayah kandung di Samarinda masih dipasang garis polisi (Foto: HO)

Anak dibunuh karena dianggap sebagai beban atau tidak diinginkan, biasanya terkait tekanan ekonomi.

4. Child maltreatment filicide

Anak meninggal sebagai akibat dari kekerasan fisik ekstrem, meski tidak ada niat eksplisit untuk membunuh.

5. Spousal revenge filicide

Anak dibunuh sebagai bentuk balas dendam terhadap pasangan, misalnya karena perselingkuhan atau konflik hak asuh.

Faktor Penyebab: Gangguan Mental hingga Riwayat Kriminal

Telah teridentifikasi berbagai faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya filicide dengan delapan tema besar, yakni seperti latar belakang demografi, riwayat kriminal, penyalahgunaan zat, serta kondisi psikososial pelaku.

Gangguan mental menjadi penyebab yang paling dominan, mulai dari depresi, kecemasan, percobaan bunuh diri, hingga psikosis dan isolasi sosial.

Perbedaan Gender: Maternal vs. Paternal Filicide

Perbedaan jenis kelamin pelaku memengaruhi motif dan latar belakang tindakannya.

Maternal filicide cenderung dipicu oleh depresi pasca-melahirkan, tekanan emosional, dan minimnya dukungan sosial.

Sementara, paternal filicide umumnya didorong oleh konflik rumah tangga, kekerasan dalam rumah tangga, riwayat kriminal, dan keinginan membalas dendam.

Upaya Pencegahan: Pendekatan Multidimensi Diperlukan

Menghadapi meningkatnya kasus filicide di Indonesia, diperlukan pendekatan multidisipliner dalam menganalisis dan mencegah kejadian serupa.

Penanganan filicide harus mencakup asesmen menyeluruh terhadap riwayat pelaku, faktor lingkungan sosial, kondisi psikologis, dan motif yang melatarbelakanginya.

Selain itu, penting untuk mencegah violent recidivism, khususnya oleh pelaku filicide, yakni berupa kecenderungan melakukan kekerasan ulang.

Kolaborasi antara lembaga hukum, layanan kesehatan mental, dan lembaga sosial menjadi kunci utama dalam menanggulangi dan mencegah kasus filicide agar tidak terus berulang. (apr)

Tag

MORE