Feature

Tiga Generasi Menjaga Manisnya Wadai Talam di Jalan Biawan Samarinda

Tradisi wadai Talam yang tak pernah sepi peminat

Minggu, 22 Februari 2026 14:13

MENJAGA WARISAN - Penjual wadai talam di Jalan Biawan, Samarinda. (Arusbawah.co)

Hitung-hitungan Modal dan Keuntungan

Untuk satu kali produksi, modal berkisar Rp6–7 juta. Jika penjualan habis saat ramai, omzet harian bisa mencapai Rp14–15 juta.

Satu loyang dipotong 16–20 bagian. Jika dipotong 20 bagian dengan harga Rp15 ribu per iris, satu loyang bisa menghasilkan Rp300 ribu.

Sementara harga per loyang utuh dijual sekitar Rp250 ribu.

Rijal dan Keluarga: Bertahan dan Berkembang di Biawan

Di lapak lain, Rijal (40) melanjutkan usaha keluarga yang dimulai dari neneknya pada awal 1990-an.

Dari Jelawat, usaha mereka pindah ke Biawan sekitar 10 tahun terakhir.

Kini, keluarga Rijal memiliki lebih dari satu lapak di kawasan tersebut.

Ekonomi Berputar, Warga Ikut Sejahtera

Dalam sehari, mereka bisa menghabiskan 10–15 loyang. Satu loyang dipotong 18–20 iris dengan harga sekitar Rp250 ribu per loyang.

Selain menjual produksi sendiri, mereka juga menerima titipan dari warga.

“Bagus sih, jadi ekonomi dapat semua,” ujarnya. (raf)

 

Tag

MORE