Meski tidak secara otomatis menunjukkan adanya pelanggaran hukum, laporan itu dinilai menggambarkan dominasi kelompok ekonomi kuat dalam politik Indonesia.
Biaya Politik Dinilai Jadi Faktor
CELIOS juga menilai tingginya biaya politik membuat akses menuju parlemen semakin dipengaruhi kekuatan finansial.
Akibatnya, masyarakat dengan kapasitas ekonomi terbatas dinilai semakin sulit bersaing dalam pemilu maupun kontestasi politik lainnya.
Fenomena tersebut kemudian memunculkan pertanyaan soal representasi masyarakat di parlemen, termasuk di daerah kaya sumber daya seperti Kalimantan Timur.
Dengan berbagai tantangan ekonomi dan pembangunan yang terus berkembang, isu ketimpangan kekayaan antara elit dan masyarakat diperkirakan masih akan menjadi perhatian dalam dinamika politik nasional maupun daerah. (sal)
Source: Republik oligarki: Ketimpangan ekonomi Indonesia 2026. CELIOS




