Kesamaan lokasi fisik ini juga diikuti dengan praktik dugaan interlocking directorate atau duplikasi jajaran pengurus strategis yang mengisi posisi di kedua perusahaan secara bersamaan.
Nama-nama kunci yang memegang kendali di kedua entitas tersebut antara lain:
- Henry Jusuf: Menjabat sebagai Direktur Utama di PT Jembayan Muarabara sekaligus Direktur Utama di Separi Energy
- Wong Michael: Menjabat sebagai Direktur di PT Jembayan Muarabara sekaligus Direktur di Separi Energy
- Ferdy Yustianto: Menjabat sebagai Direktur di PT Jembayan Muarabara sekaligus Komisaris Utama di Separi Energy
- Ray Anthony: Tercatat sebagai Direktur di PT Jembayan Muarabara. Sementara pada dokumen Separi Energy, muncul nama Raymond Anthony Gerungan yang juga menjabat sebagai Direktur
- Andreas Kastono Ahadi: Menjabat sebagai Komisaris di PT Jembayan Muarabara sekaligus Komisaris di Separi Energy
Struktur Kepemilikan Saham Berlapis
Penelusuran data saham oleh Tim Arusbawah menunjukkan pola kepemilikan yang terkonsentrasi di setiap tingkatan.
PT Jembayan Muarabara, pemegang konsesi batubara seluas 6.959,00 Hektare, dimiliki mayoritas oleh Separi Energy sebesar 99,996%.
Adapun sisa saham sebesar 0,004% tercatat dimiliki oleh PT Borneo Citrapertiwi Nusantara.
Struktur ini berlanjut pada level perusahaan induk.
Data MODI mengungkap bahwa Separi Energy dimiliki hampir sepenuhnya oleh PT Borneo Citrapertiwi Nusantara dengan porsi kepemilikan mencapai 99,997%.
Tag



