ARUSBAWAH.CO - Rencana Umum Pengadaan (RUP) Universitas Mulawarman (Unmul) Tahun Anggaran 2026 mengungkap deretan paket belanja bernilai miliaran rupiah yang tersebar pada berbagai kegiatan akademik, operasional kampus, pembangunan infrastruktur hingga teknologi informasi.
Berdasarkan data RUP pada satuan kerja Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sejumlah paket pengadaan bahkan mencapai puluhan miliar rupiah.
Di antaranya belanja jasa kebersihan sebesar Rp25,53 miliar, jasa keamanan atau security Rp21,35 miliar, hingga langganan internet kampus yang menembus Rp9,99 miliar.
Menariknya, dalam daftar tersebut juga terdapat anggaran pemeliharaan kendaraan operasional perkantoran di lingkungan Universitas Mulawarman senilai Rp3,13 miliar, yang masuk dalam kelompok pengadaan bernilai besar tahun depan.
Data ini menunjukkan bahwa selain fokus pada pembangunan dan peningkatan fasilitas pembelajaran, biaya operasional kampus masih menjadi salah satu komponen dominan dalam perencanaan belanja Universitas Mulawarman.
Jasa Kebersihan dan Security Jadi Paket Terbesar
Dari seluruh paket yang tercantum, belanja jasa kebersihan menjadi yang terbesar dengan nilai mencapai Rp25.536.628.000.
Posisi kedua ditempati belanja jasa keamanan (security) yang mencapai Rp21.355.818.000.
Dua paket tersebut secara total menyerap lebih dari Rp46 miliar anggaran pengadaan.
Selain itu, Universitas Mulawarman juga mengalokasikan anggaran Rp9.990.000.000 untuk langganan internet yang digunakan mendukung aktivitas akademik dan administrasi kampus.
Pemeliharaan Kendaraan Operasional Capai Rp3,13 Miliar
Salah satu paket yang turut menarik perhatian adalah pemeliharaan kendaraan operasional perkantoran di lingkungan Universitas Mulawarman.
Dalam dokumen RUP 2026, kegiatan tersebut dianggarkan sebesar Rp3.137.014.000.
Nilai tersebut lebih besar dibanding sejumlah kebutuhan akademik lainnya seperti bahan praktikum laboratorium Fakultas Farmasi yang dianggarkan Rp1,47 miliar maupun pengadaan jas almamater mahasiswa sebesar Rp1,3 miliar.
Besarnya alokasi ini menunjukkan biaya pemeliharaan armada kendaraan kampus masih menjadi bagian penting dalam operasional Universitas Mulawarman.
- Dokumen Analisa via Claude.AI, Rekam Jejak 5 Calon Rektor Unmul Dibedah, Siapa Unggul?
- Pertumbuhan Ekonomi 5 Provinsi di Kalimantan Triwulan I-2026: Kaltim Paling Buncit, Kalsel - Kalbar Melaju Kencang
- Jawab Kritik Castro Soal Konsultasi ke Kemendagri, Politisi Golkar Sarkowi: Kalau Tidak Ada Titik Temu, Ya Ke Mana Lagi?
Infrastruktur dan Teknologi Informasi Serap Anggaran Besar
Selain operasional, sejumlah paket pembangunan dan teknologi informasi juga mendapat porsi anggaran signifikan.
Pembangunan pondasi dan struktur gedung pendidikan Fakultas Farmasi dianggarkan sebesar Rp4,4 miliar.
Kemudian pengadaan videotron outdoor di pintu gerbang utama kampus mencapai Rp4,12 miliar.
Sementara pengadaan sarana meubelair pendukung pembelajaran di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mencapai Rp4,05 miliar.
Universitas Mulawarman juga menyiapkan anggaran Rp6,31 miliar untuk pengadaan peralatan pendukung pembelajaran berbasis smartclass.
Di sektor jaringan dan digitalisasi, pengadaan fiber optic dianggarkan Rp3,86 miliar.
Sedangkan jasa pembuatan dokumen teknologi informasi mencapai Rp2,98 miliar.
Penyusunan Dokumen Teknis Bernilai Belasan Miliar Rupiah
RUP 2026 juga menunjukkan alokasi besar untuk penyusunan dokumen teknis pembangunan.
Belanja jasa pembuatan dokumen arsitektur tercatat sebesar Rp4.966.875.000.
Nilai yang sama juga dialokasikan untuk jasa pembuatan dokumen electrical plumbing.
Selain itu, belanja jasa pembuatan dokumen Struktur Detail Engineering Design (DED) mencapai Rp6.953.625.000.
Secara total, tiga paket penyusunan dokumen tersebut bernilai lebih dari Rp16,8 miliar.
Konsumsi Penelitian dan Wisuda Masuk Paket Miliaran
Sejumlah kegiatan akademik dan kemahasiswaan juga masuk kategori pengadaan bernilai besar.
Belanja konsumsi untuk kegiatan kemitraan dan kerja sama penelitian mencapai Rp2,9 miliar.
Sementara belanja snack pada kegiatan yang sama dianggarkan Rp1,5 miliar.
Untuk kegiatan wisuda dan yudisium S1, Universitas Mulawarman mengalokasikan Rp1,68 miliar untuk barang habis pakai dan Rp1,16 miliar untuk sewa peralatan pendukung kegiatan.
Di sisi lain, belanja pembuatan backdrop di lingkungan Universitas Mulawarman juga tercatat mencapai Rp4,94 miliar.
Daftar Lima Paket Terbesar RUP Unmul 2026
Berdasarkan data yang dihimpun Arusbawah.co, lima paket terbesar dalam RUP Universitas Mulawarman Tahun Anggaran 2026 meliputi:
- Belanja Jasa Kebersihan – Rp25,53 miliar.
- Belanja Jasa Keamanan (Security) – Rp21,35 miliar.
- Belanja Langganan Internet – Rp9,99 miliar.
- Belanja Jasa Pembuatan Dokumen Struktur DED – Rp6,95 miliar.
- Pengadaan Peralatan Pendukung Pembelajaran Smartclass – Rp6,31 miliar.
Seluruh paket tersebut merupakan bagian dari rencana pengadaan yang diumumkan melalui sistem pengadaan pemerintah pada satuan kerja Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk Universitas Mulawarman Tahun Anggaran 2026.
Data RUP bersifat rencana dan dapat mengalami perubahan sesuai kebijakan anggaran, kebutuhan organisasi maupun hasil pelaksanaan pengadaan pada tahun berjalan. (red)




