ARUSBAWAH.CO - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, memberikan teguran kepada seluruh jajaran pemerintah daerah agar mengubah paradigma pembangunan di Benua Etam.
Dalam pidato pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kaltim Tahun 2027 di Pendopo Odah Etam, Kamis (30/4/2026), Rudy menegaskan bahwa kesuksesan pembangunan tidak boleh lagi diukur hanya dari kemegahan fisik semata.
Rudy mengingatkan bahwa selama ini banyak pemerintah daerah yang terjebak dalam rutinitas sibuk membangun yang terlihat, namun abai pada urusan mendasar yakni Standar Pelayanan Minimum (SPM).
Ia menyoroti adanya ketimpangan antara kehadiran gedung-gedung pemerintahan yang megah dengan kualitas pelayanan publik yang masih sering dikeluhkan masyarakat.
"Kita tidak boleh hanya bangga pada bangunan gedung-gedung saja. Tidak boleh kita bangun ini, tetapi lemah di dalam pelayanan. Pemerintah hadir adalah untuk melayani seluruh masyarakat, bukan hanya untuk mengejar proyek," tegas Rudy di hadapan jajaran pimpinan daerah se-Kaltim dan perwakilan pemerintah pusat.
Filter Ketat 2.000 Usulan Pembangunan
Dalam forum tersebut, Gubernur juga mengungkap fakta bahwa terdapat lebih dari 2.000 usulan program yang masuk dalam meja perencanaan.
Dengan lugas, ia menyatakan bahwa tidak mungkin seluruh usulan tersebut dapat diakomodasi menjadi program prioritas.
Tag



