Arus Publik

Relawan Temukan Balita Difabel Luka Parah di Panti Asuhan, Ada Benjolan di Kepala

Minggu, 22 Juni 2025 22:40

ILUSTRASI - Ilustrasi kekerasan pada anak/ Unsplash

Ia berharap pihak berwenang segera menuntaskan proses visum dan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan kekerasan dan penelantaran di yayasan tersebut.

“Kalau memang ada kelalaian, siapa pun yang bertanggung jawab harus berani mengakui. Anak-anak itu bukan boneka. Mereka punya hak untuk dirawat dan dilindungi,” tambah RL. 

Dikonfirmasi terpisah, Heri Triyanto, Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, membenarkan adanya laporan dari RL. 

Ia menyatakan pihaknya telah mengajukan permohonan visum ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie di hari yang sama. 

Namun hingga kini, menurut Heri hasil visum terhadap NJ belum juga keluar.

“Kami sudah koordinasi dengan pihak rumah sakit. Tapi memang sampai sekarang hasil visumnya belum kami terima. Ini yang jadi kendala utama dalam proses penyelidikan,” ujar Heri saat ditemui di kantornya, Sabtu (21/6/2025).

Heri juga mengatakan dua saksi telah diperiksa sejauh ini, dua saksi diperiksa itu bukan berasal dari internal yayasan. 

Heri mengakui pihaknya keterbatasan saksi menjadi kendala dalam proses penyidikan, sehingga pemanggilan terhadap pihak yayasan akan dilakukan minggu depan.

“Visualnya jelas. Ada luka di kepala dan kaki korban. Tapi kami tidak mau berspekulasi. Kami tunggu hasil visum sebagai dasar pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya.

(wan)

Ads Arusbawah.co

 

Tag

MORE