Soroti Proyek yang Sudah Selesai Tapi Belum Berfungsi
Dalam evaluasi Pansus LKPJ, Abdul Rohim juga menyinggung sejumlah proyek yang dinilai belum optimal meski pengerjaan fisiknya telah berjalan atau bahkan dinyatakan selesai.
Ia mencontohkan proyek Terowongan Samarinda yang hingga kini disebut belum bisa beroperasi penuh karena masih terkendala sejumlah hal teknis.
“Misalnya kan terowongan ya. Terowongan itu belum bisa beroperasi karena masih menunggu izin dan masih ada perbaikan-perbaikan di sisi lereng-lerengnya itu,” ungkapnya.
Selain itu, Pansus juga memberi catatan terhadap proyek pengendalian banjir seperti kolam retensi di kawasan Sempaja yang dinilai belum optimal karena sistem pendukungnya belum rampung.
“Kemudian seperti tadi soal kolam retensi di Sempaja misalnya. Ternyata outlet-nya belum selesai,” katanya.
Menurut Abdul Rohim, pola pengerjaan proyek selama ini masih terlalu terpisah-pisah sehingga satu fasilitas selesai dibangun, tetapi belum bisa difungsikan karena komponen lainnya belum dikerjakan.
“Nah, itu kita berharap outlet-nya segera selesai supaya sistem pengendali banjir dengan kolam retensi ini bisa langsung ada dampaknya di area Sempaja,” ujarnya.




