Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan jaringan pipa utama dan sekunder yang ditargetkan mampu melayani sekitar 3.500 calon pelanggan baru.
"Targetnya kemarin sudah 3.500 calon pelanggan. Sudah jalan, ini sudah lelang di pusat," katanya.
Ia menambahkan, secara keseluruhan cakupan pelayanan Perumdam Tirta Kencana saat ini telah mencapai sekitar 85 persen.
Sementara itu, wilayah yang belum terlayani umumnya berada di kawasan pinggiran dengan kondisi geografis yang memerlukan investasi jaringan perpipaan lebih besar.
"Kalau berdasarkan hitungan kita, cakupan layanannya sekitar 85 persen. Yang belum tersalurkan kebanyakan di daerah-daerah ujung," ujarnya.
Menurut Kaharuddin, optimalisasi IPA yang sudah ada diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi air bersih sekaligus mendukung perluasan jaringan distribusi.
Dengan strategi tersebut, Perumdam berharap pelayanan kepada masyarakat dapat terus meningkat tanpa harus membangun instalasi pengolahan baru pada tahun ini. (sobizz/raf)
- Daerah Terdampak Mati Air Samarinda 20 Mei 2026: Jalan Kapten Soejono hingga Sambutan Asri
- Ketua Dewas PDAM Samarinda Ungkap Persiapan Hadapi Kemarau dan Intrusi Air Laut
- Lampaui Target PAD, Kinerja Perumdam Tirta Kencana Dapat Pujian dari Pansus LKPJ DPRD Samarinda
- Pipa Bocor di Gunung Lingai Sempat Ganggu Distribusi Air, Perumdam Tirta Kencana Siapkan Penggantian Pipa Baru
Tag




