ARUSBAWAH.CO - Gangguan distribusi air bersih sempat dirasakan warga di kawasan Gunung Lingai, Samarinda, akibat insiden pipa bocor yang terjadi pada Senin, 20 April 2026.
Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda pun angkat bicara, menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan langkah penanganan dan rencana peremajaan jaringan ke depan.
Perwakilan Humas Perumdam Tirta Kencana, Taufik, menjelaskan kebocoran pipa tersebut berdampak pada terhentinya aliran air ke sejumlah pelanggan.
Hal itu terjadi karena pihaknya harus melakukan penghentian sementara distribusi guna mempercepat proses perbaikan di lapangan.
“Pada saat kejadian pipa pecah, kami memang melakukan stop aliran agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan maksimal. Kami mohon maaf kepada warga, khususnya di Gunung Lingai, yang terdampak hingga sempat tidak mendapatkan air bersih,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu, (22/4/2026).
Ia menegaskan, kondisi tersebut berbeda dengan kegiatan pengurasan jaringan yang biasanya telah dijadwalkan dan diumumkan kepada masyarakat jauh hari sebelumnya.
“Kalau pengurasan itu terjadwal, jadi kami pasti informasikan sebelumnya. Tapi kalau pipa pecah, ini sifatnya insidental, tidak bisa diprediksi, sehingga kami tidak sempat melakukan pemberitahuan lebih awal,” jelasnya.
Setelah proses perbaikan dilakukan, Perumdam memastikan distribusi air kini telah kembali berjalan.
Tag



