Alih-alih menikmati hasil kekayaan daerah, masyarakat justru merasakan penderitaan.
“Tambang dan proyek besar hanya memperkaya segelintir orang. Rakyat Kaltim mendapat dampak buruknya: lingkungan rusak, hidup semakin berat, dan beban pajak semakin besar,” tegas Safrudin.
11 Tuntutan Rakyat
Dalam aksinya, Aliansi MAHAKAM menyuarakan 11 tuntutan utama yang dianggap mewakili kepentingan rakyat, di antaranya:
1. Menolak RUU KUHAP yang dinilai berpotensi jadi alat kriminalisasi rakyat.
2. Menghapus tunjangan mewah DPR.
3. Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset, RUU PPRT, dan RUU Masyarakat Adat.
4. Meningkatkan kesejahteraan guru dan pemerataan pendidikan di daerah 3T.
5. Menolak pemutihan dosa pemerintah yang melanggengkan impunitas.
6. Mencabut UU yang tidak berpihak pada rakyat.
7. Menghentikan represifitas aparat terhadap gerakan rakyat.
8. Mendorong lahirnya kebijakan pro-rakyat.
9. Mengakhiri dominasi oligarki politik dan demokrasi semu.
10. Menegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu.
11. Menghentikan kejahatan ekologis akibat tambang.
(wan)
- Skandal Kredit Fiktif di Bankaltimtara! Dari Rp 15 Miliar di Erda Indah, Melonjak Rp 275 Miliar Diduga Bikin Negara Rugi
- Penjelasan Panitia Soal Biaya Pendaftaran Ketua KNPI Kaltim Rp50 Juta: Untuk Pelaksanaan Musda, Tidak Dikembalikan
- Bingungnya Kampus Swasta! Gratispol untuk UKT Belum di-TF Pemprov, Cashflow Terganggu
Tag




