ARUSBAWAH.CO - Program Gratispol pendidikan yang dijanjikan Pemprov Kaltim untuk menghapus biaya kuliah mahasiswa baru ternyata belum sepenuhnya berjalan mulus di lapangan.
Hingga akhir Agustus ini, dana UKT (Uang Kuliah Tunggal) dari Pemprov belum juga ditransfer ke kampus penerima, membuat perguruan tinggi swasta tetap menarik sejumlah biaya dari mahasiswa.
Di Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda, mahasiswa baru masih diwajibkan membayar uang gedung, uang pendaftaran, dan jaket almamater.
Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) memang dijanjikan ditanggung Gratispol, namun karena dananya belum turun, pihak kampus menahan diri untuk sementara.
Mahasiswa Baru Tetap Bayar Biaya Awal
Wakil Rektor UWGM Samarinda, Suyanto, menjelaskan bahwa sejak awal mahasiswa baru didesain membayar penuh di semester pertama, misal sekitar Rp5,4 juta.
Jumlah itu mencakup SPP, uang pendaftaran, uang gedung, almamater serta biaya lainnya.
“Memang awalnya mahasiswa tetap bayar penuh dulu, termasuk SPP. Kalau nanti dana Gratispol sudah ditransfer, maka bagian SPP akan kami kembalikan ke mahasiswa,” kata Suyanto, saat dihubungi melalui telepon oleh wartawan Arusbawah.co pada Rabu (27/8/2025).
Namun, ia menambahkan, pihak kampus kini sedang menyesuaikan arahan dengan mengeluarkan komponen SPP dari daftar pembayaran semester 1.
Sesuai arahan Pemprov Kaltim, UWGM tidak lagi memungut biaya SPP, melainkan hanya menarik komponen pembayaran lain di luar SPP.
Meski begitu, biaya di luar SPP tetap diberlakukan bagi mahasiswa.
“Yang dibayar mahasiswa sekarang pendaftaran, official cap, almamater, dan uang gedung. SPP memang kami keluarkan, tapi kalau ada mahasiswa yang sudah telanjur bayar penuh, nanti tetap kami kembalikan begitu dana beasiswa turun,” tegasnya.
Hidup-Mati Kampus Swasta di Tangan SPP
Suyanto menekankan, berbeda dengan perguruan tinggi negeri yang masih disokong APBN, kampus swasta hidup-mati dari pembayaran mahasiswa.
Tag



