Feature

Berita Feature

Fitri dan Nenek Isa, Dua Generasi Perempuan Bugis yang Menenun Sejarah di Kampung Tenun Samarinda

Minggu, 18 Mei 2025 21:3

MENENUN - Potret Nenek Isa saat menenun sarung bercorak khas Kota Samarinda/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO - Di tengah arus zaman yang terus berubah, dua perempuan dari generasi berbeda menjaga denyut warisan budaya Samarinda yaitu sarung tenun khas Kota Samarinda

Satu mendirikan galeri tenun yang modern, satu lagi masih setia menenun dengan tangan renta di rumah panggung tepian Sungai Mahakam. 

Keduanya terikat dalam benang yang sama cinta terhadap warisan suku Bugis yang tak ingin putus.

Cerita Fitri dan Rumah Tenun Rahmadina, Galeri yang Menghimpun Para Penenun

Fitri (33) adalah pemilik galeri Rumah Tenun Rahmadina yang berdiri di Jalan Pangeran Bendahara, Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang. 

Di balik deretan kain-kain warna-warni yang menghiasi dinding galerinya, tersimpan kerja keras dan sistem kerja sama yang telah ia rintis bersama para penenun di Kampung Tenun.

“Ini bukan sekadar toko, tapi tempat kumpul sarung tenun. Kami jadi semacam pengepul dari para pengrajin,” jelas Fitri saat ditemui redaksi Arusbawah.co pada Sabtu (10/5/2025).

Namun Fitri bercerita perjalanan membangun usaha galeri tenun tidaklah selalu berjalan dengan mulus. 

Ia pernah mencoba membiayai penuh para penenun dengan menyediakan modal berupa benang dan bahan. 

Tapi menurut Fitri cara itu tidak bertahan lama dan bukan solusi. 

“Saya pernah modalin penuh para penenun, tapi malah dijual ke pihak lain. Jadi sekarang mereka saya beri kebebasan, mereka modal sendiri, tapi barang yang masuk ke saya langsung saya bayar,” ujarnya.

Sistem modal sendiri, menurut Fitri, justru membuat penenun lebih mandiri. 

Mereka tidak perlu menunggu sarung laku dulu baru mendapat uang. 

“Saya ambil barang, langsung bayar. Mereka bisa mutar modal sendiri. Nggak bergantung ke saya,” tambahnya.

Ada beberapa yang masih ia modali, tapi hanya yang benar-benar dipercaya. 

Sisanya bekerja mandiri. Relasi bisnis ini, menurutnya, lebih sehat. 

Tag

MORE