Menurutnya, anggaran harus mendukung riset, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat agar pengawasan lingkungan menjadi lebih efektif.
Ia menambahkan bahwa orientasi pembangunan tidak boleh hanya mengejar keuntungan jangka pendek.
“Jika pembangunan hanya mengejar keuntungan jangka pendek tanpa mempertimbangkan dampaknya, Kaltim bisa menghadapi kerusakan alam yang tidak dapat diperbaiki,” ujarnya.
DPRD Kaltim mendorong agar kebijakan berbasis kelestarian menjadi fondasi dalam setiap program pembangunan provinsi.
Dengan meninjau kembali kerentanan ekologis dan memperkuat regulasi daerah, DPRD berharap Kaltim dapat menghindari nasib serupa seperti bencana besar yang baru-baru ini terjadi di Sumatera. (adv)
Tag



