Arus Publik

Samarinda Terkini

DLH Samarinda Klarifikasi Isu Operator Insinerator Mundur, Terjadi Saat Uji Coba Bukan Setelah Diangkat

Selasa, 7 April 2026 23:12

UJI COBA - Mesin insinerator milik DLH Samarinda saat tahap uji coba operasional di salah satu lokasi/Arusbawah.co

“Setelah mereka di-SK-kan, tidak ada yang mundur. Kita pastikan dulu mereka sudah tahu pekerjaannya dan siap,” tegasnya.

Terkait jumlah calon operator yang mengundurkan diri, Taufiq menegaskan jumlahnya tidak sampai 20 orang sebagaimana isu yang beredar.

“Kalau pun dijumlah juga tidak sampai segitu. Yang banyak itu digabung dengan yang tidak lulus seleksi administrasi. Jadi itu sebelum mereka dipekerjakan,” ujarnya

Total Kebutuhan 77 Orang

DLH Samarinda mencatat kebutuhan tenaga kerja untuk operasional insinerator sebanyak 77 orang. Jumlah tersebut mencakup operator dan petugas keamanan.

“Total kebutuhan kami 77 orang. Saat ini yang sudah di-SK-kan 75 orang, jadi masih kurang dua orang,” kata Taufiq.

Saat ini, kebutuhan operator insinerator masih kurang dua orang. Kekurangan tersebut masing-masing berada di Tani Aman dan Kelurahan Baqa.

“Kalau kondisi sekarang, yang kurang totalnya ada dua orang. Satu di Tani Aman, satu di Kelurahan Baqa. Itu untuk operatornya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pada awal rekrutmen, persyaratan pendidikan sempat diturunkan karena kesulitan mencari kandidat sesuai kriteria awal.

“Yang penting ada ijazah dan kemauan bekerja. Itu yang kami prioritaskan,” ujarnya.

Gaji Operator Berkisar Rp2,5–Rp2,7 Juta

Tag

MORE