Arus Publik

Samarinda Terkini

DLH Samarinda Klarifikasi Isu Operator Insinerator Mundur, Terjadi Saat Uji Coba Bukan Setelah Diangkat

Selasa, 7 April 2026 23:12

UJI COBA - Mesin insinerator milik DLH Samarinda saat tahap uji coba operasional di salah satu lokasi/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CODinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda meluruskan informasi terkait kabar puluhan operator insinerator yang disebut mundur karena tidak tahan dengan bau sampah.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda, Muhammad Taufiq Fajar, menegaskan pengunduran diri tersebut terjadi pada tahap uji coba, bukan setelah tenaga kerja resmi diangkat.

“Pada saat uji coba, hari pertama atau kedua mundur, tidak tahan. Itu masih proses penerimaan, belum di-SK-kan,” katanya, saat dihubungi Arusbawah.co, Selasa (6/4/2026).

Mundur Saat Uji Coba, Tidak Tahan Bau Sampah

Taufiq mengakui memang ada peserta yang mengundurkan diri saat tahap uji coba.

Ia menyebut sebagian peserta tidak bertahan karena pekerjaan bersentuhan langsung dengan sampah di lapangan.

“Memang benar ada yang mundur, tapi itu sebelum kita buatkan SK. Mereka ikut uji coba, hari pertama atau kedua mundur, tidak tahan dengan kondisi di lapangan, termasuk bau sampah,” jelasnya.

Menurutnya, banyak pelamar awalnya mengira tugas operator hanya berkaitan dengan mesin.

Namun setelah mengetahui pekerjaan juga mencakup pemilahan dan penanganan sampah, sebagian memilih mengundurkan diri.

“Karena mengira operator ini hanya berkaitan dengan mesin, dia mau. Setelah uji coba dan turun ke lapangan, ternyata urusannya dengan sampah, tidak tahan, lalu mundur,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pengunduran diri tersebut terjadi sebelum penerbitan SK. Setelah tenaga kerja resmi diangkat, tidak ada lagi yang mengundurkan diri.

Tag

MORE