Pick up: Rp148 juta – Rp200 juta per unit
Artinya, jika biaya sewa mencapai Rp160 juta per bulan, maka dalam jangka tiga tahun total pengeluaran bisa menembus sekitar Rp5,76 miliar.
Angka ini melampaui SHS pengadaan satu unit kendaraan dinas tamu.
- Tanggapi Aksi Demo 21 April, Rudy Mas’ud Sebut Kantor Gubernur Dibuka 24 Jam, 19 April Bertolak ke Jakarta
- Kabiro Kesra Jawab Tuduhan Soal Travel Tertentu di Program Gratispol Umrah: Buka Terang Data untuk Transparansi
- Bambang Widjojanto - Sudarno Bicara Soal Demo Kaltim, Castro: Itu Corong Pemerintah
Polemik Sewa Mobil 160 juta/bulan
Mobil dinas utama Wali Kota Samarinda sebenarnya adalah sedan Toyota Camry.
Namun, terdapat kendaraan dinas lain berupa Land Rover Defender yang terlihat digunakan oleh Andi Harun dalam sejumlah kesempatan.
Menurut orang nomor satu di Kota Samarinda itu, unit Land Rover Defender sejatinya merupakan mobil pelayanan tamu.
Menariknya, mobil tersebut bukan milik Pemkot Samarinda, melainkan disewa melalui pihak ketiga.
"Defender itu mobil tamu sebenarnya. Sesekali dipakai kan nggak apa-apa. Kita juga tidak beli, cuma sewa," tutur Andi Harun, Senin (9/3/2026).
Kepala Bagian Umum Sekretariat Kota Samarinda, Dilan, mengungkapkan bahwa unit Land Rover Defender tersebut disewa oleh Pemerintah Kota Samarinda sejak 2023.
Kendaraan itu disediakan melalui perusahaan penyedia kendaraan PT Indorent yang berbasis di Jakarta.
Nilai sewa kendaraan tersebut mencapai sekitar Rp160 juta per bulan dengan kontrak minimal tiga tahun.
“Kontraknya dari 2023 sampai 2026. Nanti apakah diperpanjang atau tidak, itu tergantung arahan pimpinan dan kondisi anggaran,” kata Dilan.
Jika dihitung selama masa kontrak, total biaya sewa kendaraan tersebut mencapai sekitar Rp5,76 miliar.
Angka tersebut melampaui SHS biaya pengadaan kendaraan dinas tamu.
Hal inilah yang kemudian ramai diperbincangkan publik, karena total biaya sewa selama tiga tahun dinilai cukup fantastis dan mendekati harga pembelian unit baru.




