“Penyelesaian kasus tanah itu harus smooth. Enggak bisa pakai target waktu. Yang penting clear. Kalau dikejar-kejar, nanti masyarakat gejolak, repot,” ujarnya.
Terakhir, Nusron menegaskan kembali bahwa pemerintah tak ingin menyelesaikan konflik tanah di Kaltim dengan cara yang memunculkan korban baru.
“Yang penting rakyatnya tidak dirugikan, tapi negara juga tidak kehilangan asetnya,” pungkasnya.
(wan)
Baca juga:
Tag




