Arus Publik

Deep Talk with Arusbawah.co

Dari Uang Rp2 Juta yang Diam-diam Ditransfer ke Rekening Orang Lain, Cerita Helmi Abdullah yang Jarang Diketahui

Kepercayaan Jadi Titik Balik Hidup Helmi Abdullah

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, saat menjadi narasumber program DeepTalk Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Bagi Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, hidupnya bukan cerita tentang orang yang sejak awal bercita-cita menjadi politisi.

Jauh sebelum memimpin parlemen Kota Tepian, ia lebih dulu dikenal sebagai pengusaha telekomunikasi yang merintis usaha dari bawah.

Bahkan, kata dia, modal pertamanya bukan berasal dari tabungan pribadi, melainkan dari kepercayaan orang lain.

Saat berbincang dalam program DeepTalk with Arusbawah.co di kediamannya, Kamis (28/5/2026), Helmi berkisah tentang satu keputusan yang hingga kini dianggapnya menjadi titik balik kehidupannya.

Keputusan itu bukan soal politik, bukan pula soal bisnis bernilai miliaran rupiah, melainkan tentang bagaimana ia memperlakukan keuntungan pertama yang diperolehnya saat merintis usaha.

Kala itu, usaha yang dijalankannya menghasilkan omzet sekitar Rp10 juta per bulan.

Dengan margin keuntungan sekitar 40 persen, ia memperoleh laba kurang lebih Rp4 juta.

Setelah membayar pegawai dan berbagai kebutuhan operasional, masih tersisa sekitar Rp2 juta.

Bagi sebagian orang, uang itu tentu dianggap sebagai hasil jerih payah yang sah untuk dinikmati.

Namun Helmi justru berpikir sebaliknya.

Ia merasa usaha itu tidak akan berjalan tanpa bantuan seorang pengusaha yang telah memberikan izin, dukungan, sekaligus modal kepadanya.

Karena itu, ia mendatangi orang itu dan berusaha menyerahkan sebagian keuntungan yang diperoleh.

"Tapi beliau tidak mau menerima. Bilangnya cuma membantu," kata Helmi.

Penolakan itu tidak membuatnya mengurungkan niat.

Melalui relasinya di salah satu bank, ia mencari nomor rekening sang pengusaha dan mulai mentransfer keuntungan usahanya secara diam-diam.

Transfer itu berlangsung selama beberapa bulan.

Yang menarik, pemilik rekening ternyata tidak pernah menyadari adanya tambahan saldo dalam rekeningnya.

Hingga suatu hari pemilik memeriksa tabungan dan mendapati jumlah uangnya bertambah cukup besar.

Menurut Helmi, pengusaha itu bahkan sempat bertanya kepada pihak bank apakah ada program undian atau hadiah yang membuat saldo rekeningnya meningkat.

Setelah ditelusuri, pihak bank menjelaskan bahwa uang itu berasal dari transfer yang dilakukan Helmi.

Peristiwa itu menjadi awal hubungan yang lebih dekat di antara keduanya.

Bukan karena nominal uangnya, melainkan karena kepercayaan yang lahir dari sikap yang dianggap tidak lazim dalam dunia usaha.

Dari situlah Helmi mendapatkan kesempatan yang kemudian mengubah arah hidupnya.

Didorong Mendirikan Perusahaan Telekomunikasi Meski Lulusan Akuntansi

Pengusaha bernama Nazimuddin itu mendorongnya mendirikan perusahaan sendiri.

Tag

MORE