Muspimnas Perempuan Bangsa Tegaskan Konsolidasi Organisasi Nasional
ARUSBAWAH.CO - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa resmi melantik jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa se-Indonesia dalam rangkaian Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) dan peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28.
Pelantikan yang digelar di kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat, itu juga dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Yenni Eviliana dipercata untuk dilantik sebagai Ketua DPW Perempuan Bangsa Kalimantan Timur.
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, mengatakan pelantikan tersebut menjadi penanda tuntasnya proses konsolidasi organisasi di tingkat provinsi yang diawali melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) di seluruh Indonesia.
"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi peneguhan komitmen seluruh jajaran Perempuan Bangsa untuk memperkuat organisasi dan mengakselerasi kerja-kerja politik yang berpihak kepada masyarakat. Seluruh DPW telah melalui proses Muswil secara demokratis, dan kini saatnya bergerak bersama dalam satu barisan membangun organisasi yang semakin solid dan efektif," kata Nihayatul Wafiroh dalam keterangannya.

Yenni Eviliana Siapkan Penguatan Perempuan hingga Tingkat Akar Rumput
Menanggapi amanah tersebut, Yenni Eviliana menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk membawa Perempuan Bangsa Kalimantan Timur menjadi organisasi yang semakin dekat dengan masyarakat dan mampu melahirkan perempuan-perempuan yang berdaya.
Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki modal besar untuk mendorong kiprah perempuan dalam berbagai sektor.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan gender di daerah menjadi peluang yang harus dimanfaatkan melalui penguatan kapasitas perempuan hingga tingkat akar rumput.
"Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin DPW Perempuan Bangsa Kalimantan Timur. Ini adalah amanah yang harus dijalankan bersama seluruh pengurus. Kami ingin membangun organisasi yang aktif, inklusif, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat," ujar Yenni.
Ia mengatakan, kepengurusan baru akan memulai langkah dengan memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota agar seluruh program dapat berjalan secara terarah.
Selain itu, Perempuan Bangsa Kaltim juga akan fokus pada penguatan kapasitas perempuan melalui pendidikan politik, pemberdayaan ekonomi, pengembangan UMKM, kaderisasi kepemimpinan, hingga peningkatan literasi digital.
"Kalimantan Timur memiliki banyak perempuan hebat, baik sebagai pelaku UMKM, pendidik, tenaga profesional, maupun tokoh masyarakat. Tugas kami adalah memastikan potensi itu mendapat ruang untuk berkembang melalui kaderisasi, pendidikan politik, serta program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Perempuan Kaltim Didorong Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan IKN
Yenni menilai keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka peluang besar bagi perempuan Kalimantan Timur untuk mengambil peran lebih luas dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga harus menjadi aktor utama yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan dan pembangunan ekonomi daerah.
"Kalimantan Timur saat ini menjadi daerah penyangga IKN. Perempuan harus menjadi bagian dari proses pembangunan itu, bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku yang ikut mengambil keputusan, memperkuat ekonomi keluarga, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah," ujarnya.
Ia berharap kepengurusan baru DPW Perempuan Bangsa Kaltim dapat menjadi wadah yang memperkuat solidaritas perempuan sekaligus menjadi mitra strategis dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui berbagai program yang berkelanjutan. (sobizz/red)
- Usai Temuan BPK, Yenni Eviliana Minta Disdikbud Kaltim Perbaiki Pendataan dan Distribusi Gratispol
- Ekti Imanuel Sebut Hambatan Lahan Tuntas, RSUD Provinsi di Bongan Ditarget Mulai Dibangun 2027
- DPRD Kaltim Jemput Uang Rp2,5 Triliun DBH ke Jakarta, Yenni Eviliana: 'Daerah Penghasil Jangan Terus Dirugikan'
- Syarifatul Sya'diah Minta Bagi Hasil Wisata Pulau Kakaban Diperjelas, Berau Harus Ikut Menikmati




