ARUSBAWAH.CO - Sebanyak 351 penari Pagelaran Sabang Merauke: The Indonesian Broadway 2025 menjalani latihan intensif hingga sembilan jam sehari untuk mempersiapkan pertunjukan utama di Indonesia Arena, Jakarta pada 23-24 Agustus 2025.
Sebagai bagian dari proses tersebut, 167 penari tampil dalam sesi "Public Preview: All Sumatera" yang digelar di Graha Wana Bakti Yasa, Yogyakarta, pada 25 Juli 2025.
Masyarakat Saksikan Langsung Preview: Energi dan Semangat Para Penari
Public preview ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi kekompakan tim kreatif dan penari sekaligus memperkenalkan proses kreatif di balik pentas.
Ribuan masyarakat Yogyakarta turut hadir dan menyaksikan segmen yang menampilkan energi penuh semangat dan koreografi yang detail.
Silvi Liswanda, Wakil Presiden Direktur & Deputy CEO iForte sekaligus Executive Producer PSM, mengungkapkan kebanggaannya atas kerja keras para penari.
"167 penari menampilkan segmen All Sumatera sebagai cuplikan kemegahan Pagelaran Sabang Merauke. Kami masih menyiapkan banyak kejutan hingga hari H," ungkap Silvi dalam keterangannya diterima Arusbawah.co
Koreografi, Karakter, dan Cerita: Hikayat Nusantara Dimulai
Sutradara Rusmedie Agus menyatakan bahwa preview ini baru mencakup 30% dari keseluruhan cerita "Hikayat Nusantara".
Dalam segmen All Sumatera, kisah Malin Kundang yang dihidupkan kembali oleh Kanastren menjadi titik sentral cerita.
Karakter Yuyu Kangkang dan pasukan Buto menjadi simbol bahaya laten dalam narasi teaterikal ini.




