Sastra

Tepian Mahakam Setahun Silam

Minggu, 26 Mei 2024 13:54

@kamarkreatif.smr / Instagram

ARUSBAWAH.CO - Bulan purnama di atas Tepian Mahakam, tempat sebagian besar anak anak muda Samarinda menghabiskan malam minggunya.

Di seberang jalan berdiri dengan kokohnya kantor gubernur setinggi 6 lantai, tertinggi pada masanya.

Sungai Mahakam tampak sesak malam itu. Dalam keremangan cahaya rembulan tampak lampu tugboat hilir mudik membawa ponton batubara. Kabarnya dibawa ke India, ada juga yang bilang ke Cina.

Seorang pengamen menyanyikan lagu 'Tepian Mahakam'. Sebuah lagu karangan ABC Djoka yang populer.

"Samarinda Tepian Mahakam

Tersohor seluruh Kalimantan

Kota perniagaan sejak dahulu kala

Kebanggaan bangsa indonesia

Sekali minum air Mahakam

Terpikat janji hati terpendam

Pasti kembali ke Samarinda sayang

Itulah bukti kesaktian Mahakam" begitu liriknya.

Olo Langet meneguk kopinya, angin di bulan Desember bertiup dengan lembut. Wangi rambut Nai Bulan yang duduk di samping terasa menyegarkan.

Nai Bulan putri Dayak Benuaq dari Kampung Benggeris, Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, sedang menikmati jagung rebusnya.

Dari samping pemuda berusia 26 tahun itu sangat mengagumi kecantikan pacarnya itu. Berkulit kuning Langsat dengan hidung mancung, seperti seorang bintang sinetron.

Sebuah kapal motor tampak melaju ke hulu. Olo Langet jadi ingat kampungnya.

Kampung Besiq berada paling ujung di Kecamatan Damai berbatas dengan provinsi Kalimantan Tengah.

Tag

MORE