Tahun ini, sapi kurban Presiden untuk Kaltim dibeli dengan nilai sekitar Rp120 juta.
“Kalau masalah nilai uang saya rasa sih biasa. Cuma kepuasan kita beternak, dipilih oleh Bapak Presiden itu suatu kepuasan tersendiri," ungkap Mujianto.
Bagi Mujianto, terpilihnya Si Bejo bukan kali pertama kandangnya memasok sapi kurban Presiden.
Sejak 2021, pada masa Presiden Joko Widodo, sapi dari kandangnya sudah beberapa kali terpilih menjadi sapi Banpres.
“Alhamdulillah empat tahun berturut-turut,” ujarnya.
Mujianto sendiri bukan peternak biasa. Ia pernah mendapat kesempatan belajar berternak sapi jumbo di Australia.
Di sana, ia belajar langsung di peternakan dengan kapasitas hingga 20 ribu ekor sapi.
“Ilmu dari sana saya pakai sampai sekarang, dan saya bagikan juga ke teman-teman peternak,” ujarnya.
Kini, selain mengelola peternakan sapi jumbo miliknya sendiri, Mujianto juga aktif membina peternak lain sebagai Ketua APPSI Borneo yang membawahi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara.
(raf)
- Dituding Begini saat Temui Massa, Rudy Mas'ud: Saya Jawab kok Dibilang Arogan
- RSUD AWS Masih Tunggu Undangan Audiensi Dewan soal Bayi Syahdu
- Rudy Mas’ud Bilang Setujui Hak Angket, Castro: 'Hanya Gimik untuk Meredam Demo'
- Diminta Mundur Jabatan dan Setujui Hak Angket Lewat Golkar, Rudy Mas'ud: Pakai Proses dong, Ada Tata Negara Ada Aturan Main
Tag




