Arus Publik

Cerita Pemilik Hewan Kurban Presiden Prabowo di Kaltim: Sapinya Nakal Minta Ampun, Susah Dijinakkan

Sabtu, 23 Mei 2026 21:49

SI BEJO - Mujianto bersama Si Bejo, sapi jantan jenis Brahman Cross miliknya berbobot 1,70 ton yang terpilih sebagai sapi bantuan presiden (banpres) untuk Kalimantan Timur/ARUSBAWAH.CO

ARUSBAWAH.CO -  Mujianto Sapi’i tampak sibuk memberi makan Si Bejo di kandangnya.

Sapi jantan berbobot lebih dari satu ton itu akan disembelih sebagai sapi bantuan Presiden (Banpres) untuk Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 di Kalimantan Timur dalam beberapa hari ke depan.

Tubuh Si Bejo besar.

Bobotnya kini mencapai 1 ton 70 kilogram. Namun menurut Mujianto, sapi jantan berjenis Brahman Cross itu dulu bukan hewan yang mudah dipelihara.

Sapi itu dirawat di peternakan milik Mujianto di kawasan Tanah Merah, Samarinda Utara.

“Historinya kenapa saya kasih nama Si Bejo, karena sapi ini nakalnya minta ampun. Susah sekali dijinakkan,” tuturnya kepada Arusbawah.co, Sabtu (23/5/2026).

Si Bejo didatangkan dari Sulawesi sekitar setahun lalu dengan bobot awal sekitar 900 kilogram.

Saat pertama tiba di kandang, sapi itu bahkan sempat membuat Mujianto kewalahan karena sulit makan.

“Waktu pertama saya ambil, makannya susah sekali. Sampai kadang saya mau nangis,” katanya sambil tertawa kecil.

Ia mengaku sempat khawatir karena sapi tersebut tidak memiliki nafsu makan seperti sapi lainnya. Padahal, perawatan terus dilakukan setiap hari.

“Sudah dirawat baik-baik, tapi dia belum mau makan lahap,” ujarnya.

Namun seiring waktu, kondisi Si Bejo perlahan membaik. Ketelatenan Mujianto dalam merawat, menjaga pola makan, serta mendampingi proses adaptasi sapi itu akhirnya membuahkan hasil hingga Si Bejo tumbuh stabil dan sehat.

“Sekarang malah manja sekali,” kata Mujianto.

Setiap hari Si Bejo diberi makan dua kali, pagi dan sore.

Tag

MORE