Ari menegaskan bahwa upaya rescue dilakukan karena kita terpaksa menyelamatkan orang utan.
"Tujuan akhirnya tetap sama: memastikan mereka bisa kembali ke habitat aman dan mempertahankan sifat liarnya. Rescue bukan solusi utama, tapi langkah darurat menghadapi fragmentasi hutan dan ancaman manusia," kata Ari.
Kisah Sam dan teman-temannya menjadi pengingat bahwa setiap helai daun yang hilang, setiap hektar hutan yang tergarap, berdampak langsung pada kehidupan satwa liar.
Fragmentasi hutan bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga cerita kemanusiaan—bagaimana manusia dan satwa harus menemukan cara hidup berdampingan di dunia yang semakin sempit ini. (pra)
Konten diproduksi oleh Jurnalis Peduli Satwa di Kalimantan Timur. Berkolaborasi dengan Arusbawah.co
Tag




