“Selain itu, lonjakan kekayaan kabinet Prabowo-Gibran menyoroti dominasi kaum super kaya dalam pemerintahan. Kekayaan median menteri kini IDR 55,1 miliar, hampir 50% lebih tinggi dibanding kabinet sebelumnya. Saat ini, kekayaan median kabinet Prabowo-Gibran 671 kali lebih tinggi daripada warga negara median Indonesia,” kata Media.

CELIOS juga menyoroti ketimpangan di institusi penegak hukum, di mana gaji pejabat tinggi bisa lebih dari 20 kali gaji staf bawah, ditambah aset tambahan yang dimiliki di luar gaji pokok.
Nailul Huda, Direktur Ekonomi CELIOS, menekankan bahwa terkikisnya kelas menengah dan kegagalan pemerintah dalam pemungutan pajak menunjukkan perlunya reset ekonomi Indonesia.
“Kelas menengah menanggung beban pajak namun mendapatkan sedikit manfaat. Akibatnya, jumlah mereka semakin menyusut, sementara pemerintah gagal memungut pajak secara efektif,” tutup Huda. (pra)
Tag




