Ia menilai saat ini sudah banyak tokoh muda yang dipercaya memimpin di berbagai negara.
Mulai dari Kim Jong-un di Korea Utara, Mohammed bin Salman di Arab Saudi, hingga Emir Qatar Tamim bin Hamad.
Di Indonesia, ia juga menilai fenomena serupa mulai terlihat.
"Wakil Presiden kita Bapak Gibran Rakabuming Raka. Emil Dardak. Bobby Nasution."
Karena itu ia meyakini sudah waktunya generasi muda tampil.
"Memang saatnya pemimpin-pemimpin muda ini tampil," katanya.
Ia mengaitkan hal itu dengan komposisi penduduk Indonesia yang kini didominasi Generasi Y atau Milenial, Generasi Z, dan Generasi Alpha.
"Kalau diakumulasikan totalnya hampir 200 juta orang. Jadi sudah lebih dari setengah jumlah penduduk Indonesia berasal dari generasi muda," jelasnya.
Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei 2026 menunjukkan dominasi generasi muda dalam struktur penduduk Indonesia.
Dari total 284,67 juta jiwa penduduk, Generasi Z menjadi kelompok terbesar dengan proporsi 24,93 persen, disusul Generasi Milenial sebesar 24,34 persen.
Kemudian, generasi paling muda yang disebut Post Gen Z atau Gen Alpha punya porsi sebesar 19,65%.
Artinya, sekitar 68 persen penduduk Indonesia kini berasal dari kelompok generasi muda, yakni Generasi Milenial, Generasi Z, dan Generasi Alfa.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat regenerasi kepemimpinan menjadi sebuah kebutuhan.
"Sudah sangat sepantasnya pemimpin-pemimpin lahir dari kalangan muda supaya ada keterwakilan dari anak-anak muda," tutupnya.
(sobizz/raf)
- DPRD Kaltim: PLN Harus Jelaskan Kompensasi bagi Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik
- BPK Temukan Ratusan Data Janggal Gratispol Perlengkapan Sekolah, Plt Kadisdikbud Kaltim: Itu hanya Administratif
- Sosialisasi LPTQ Kaltim: Kuliah Gratis di Al-Azhar Mesir, Biaya Hidup Dibantu Pemprov Kaltim hingga Rp13 Juta per Tahun
Tag




