ARUSBAWAH.CO - Penelusuran terhadap hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mengungkap pola menarik pada jalur mutasi di sejumlah SMA Negeri Kota Samarinda.
Mayoritas kuota jalur mutasi di empat sekolah negeri justru diisi calon murid yang berasal dari SMP atau MTs yang juga berada di Kota Samarinda.
Temuan tersebut diperoleh dari penelusuran terhadap surat keputusan kepala sekolah tentang hasil seleksi SPMB Tahap I serta data yang dipublikasikan melalui laman resmi SPMB Provinsi Kalimantan Timur.
Temuan ini menjadi menarik setelah pada liputan terkait Dokumen SPMB Part I, tim liputan kolaborasi mengungkap bahwa Petunjuk Operasional SPMB di Samarinda tidak mengatur batas minimal perpindahan wilayah dalam jalur mutasi, berbeda dengan Juknis Provinsi Jawa Timur yang mensyaratkan perpindahan tugas orang tua minimal antar kabupaten/kota.
Baca berita Part I di sini
SMAN 1 Samarinda: 55 Persen Berasal dari Samarinda
Berdasarkan hasil penelusuran terhadap daftar peserta jalur mutasi di SMAN 1 Samarinda, terdapat 20 peserta yang dinyatakan diterima melalui jalur tersebut (termasuk kategori Anak Guru dan Tenaga Kependidikan/GTK).
Dari jumlah itu:
- 11 siswa berasal dari SMP/MTs di Samarinda
- 9 siswa berasal dari luar Samarinda
Artinya, sekitar 55 persen penerima jalur mutasi berasal dari sekolah dalam wilayah Kota Samarinda.
Dari 11 siswa itu, terdata berasal dari SMP Negeri 1 Samarinda, SMP Negeri 2 Samarinda, SMP Islamic Center Samarinda, MTs Luqmanul Hakim, MTs Darussalam Samarinda, SMP Negeri 22 Samarinda, hingga SMP Plus Melati Samarinda.
Sedangkan peserta lainnya berasal dari Balikpapan, Tenggarong, Semarang, Pasangkayu, Tanjung Selor, hingga sekolah luar daerah lainnya.
SMAN 2 Samarinda: 8 dari 13 Siswa Berasal dari Samarinda
Temuan serupa juga terlihat di SMAN 2 Samarinda.
Dari 13 peserta yang diterima melalui jalur mutasi:
- 8 siswa berasal dari SMP di Samarinda
- 5 siswa berasal dari luar Samarinda
Dengan demikian, 61,5 persen penerima jalur mutasi berasal dari sekolah dalam Kota Samarinda.
Dari 8 siswa itu, di antaranya berasal dari SMP Negeri 2 Samarinda, SMP Negeri 6 Samarinda, SMP Negeri 34 Samarinda, dan SMP Islamic Center Samarinda.
Sementara lima peserta lainnya berasal dari Balikpapan, Sangatta Utara, Jambi, Jorong, dan Muara Wahau.
Tag



