Baca juga:
Deforestasi Kaltim Tertinggi, Sungai Mahakam Terdampak
Tak cuma itu, data Auriga Nusantara mencatat, deforestasi Indonesia sepanjang 2024 mencapai 261.575 hektar, dengan Kalimantan Timur menjadi provinsi dengan tingkat deforestasi tertinggi.
Situasi ini diperparah dengan aktivitas tambang yang merusak ekosistem sungai.
“Bekas galian tambang berlarut ke anak sungai hingga Sungai Mahakam. Sementara setiap hari, sungai ini harus menanggung puluhan tongkang batubara. Ini bukti nyata bahwa transisi energi kita hanya memperpanjang ekstraktivisme,” kata Yuni.
Ia menambahkan, penggunaan panel surya juga tidak sepenuhnya ramah lingkungan karena bahan bakunya, pasir silika, ditambang secara besar-besaran.
“Kita hanya berpindah dari satu bentuk kerusakan ke kerusakan lainnya,” tambahnya.




