Arus Publik

Tancap Gas di Jalur yang Salah: KPA Nilai Kebijakan Agraria Prabowo Gibran Makin Sentralistik - Militeristik

Selasa, 20 Januari 2026 14:18

DISKUSI SOAL KEBIJAKAN AGRARIA - KPA menilai ambisi pemerintah dalam mencapai kedaulatan pangan dan energi sering berbenturan dengan kedaulatan ruang rakyat, sementara moratorium Menteri ATR/BPN belum mampu menekan konflik di lapangan/ HO to Arusbawah.co

Perkebunan menjadi penyebab utama konflik dengan 135 letusan seluas 352.156 hektar, meningkat 21% dari tahun sebelumnya.

Mayoritas konflik berasal dari sawit (74 kasus), tebu (25), dan food estate (6).

Sementara itu, konflik agraria pertambangan meningkat menjadi 46 kejadian seluas 58.905 hektar, dengan nikel dan batubara sebagai pemicu utama.

KPA menilai ambisi pemerintah dalam mencapai kedaulatan pangan dan energi sering berbenturan dengan kedaulatan ruang rakyat, sementara moratorium Menteri ATR/BPN belum mampu menekan konflik di lapangan.

 

Militerisasi dan Jejaring Korporasi

TNI terlihat aktif dalam penertiban kawasan hutan, pembentukan Kodam baru, dan Batalyon Teritorial Pembangunan untuk mendukung program swasembada pangan-energi.

Sepanjang 2025, rilis KPA mendata terdapat 24 letusan konflik di fasilitas militer, dan 70 kasus kekerasan dilakukan aparat TNI, meningkat 89% dibanding 2024.

Selain itu, konflik agraria juga didorong oleh perusahaan swasta dan BUMN besar.

Tag

MORE