Metode kerja dilakukan di atas air, dimulai dari tengah sungai ke arah darat, dengan pengawasan surveyor untuk memastikan ketegakan dan presisi pancang.
Progres Pekerjaan Capai 46 Persen per Awal Januari 2026
Hingga 4 Januari 2026, progres fisik proyek dilaporkan telah mencapai 46 persen, melampaui rencana awal sebesar 30 persen, dengan waktu tersisa 106 hari.
Bagio menegaskan pekerjaan pemancangan tidak akan mengganggu lalu lintas kapal di Sungai Mahakam.
“Intinya dalam pengerjaan ini, kami tidak mengganggu pelayaran atau pengolongan kapal-kapal yang lewat,” kata Bagio.
Bobot Anggaran Besar, Perlindungan Masih Tak Utuh
Data kontrak menunjukkan porsi terbesar anggaran 35,65 persen, digunakan untuk penyediaan tiang pancang baja, disusul pekerjaan tiang bor beton sebesar 23,386 persen.
Ironisnya, dari total bobot pekerjaan yang rinci dan mahal itu, penggantian hanya satu fender justru berpotensi menyisakan celah risiko jangka panjang bagi jembatan Mahakam.
Sebagai informasi, pekerjaan pemancangan itu baru akan dilakukan pada tanggal 9 atau 10 Januari 2026 besok.
(wan)
Tag




