“Masa kegiatan dinas? Ya pasti Bu Ismiati itu yang dibilangin. Dia diangkat menjadi ketua tim transisi, tapi bukan selaku ketua atau kepala Bapenda. Kapasitasnya sebagai tim transisi. Yang sampai belum ada SK-nya, enggak boleh ikut-ikut begitu,” kata Baharuddin saat ditemui di kantor DPRD pada Senin (3/11/2025).
Ia menegaskan, kehadiran pensiunan dalam rapat pemerintahan tanpa dasar resmi bisa menimbulkan masalah penggunaan anggaran.
“Menghabisin uang tidak boleh, dari mana pacantolannya? Kecuali duit pribadi. Kalau belum masuk SK transisi, artinya belum ada SK resmi, baru draf. Kalau belum, enggak boleh ikut-ikut. Kecuali ajudannya Pak Gubernur. Kalau bukan ajudannya, enggak boleh, apalagi pakai APBD,” pungkasnya.
Ismiati Kini Menjabat Ketua Tim Transisi Kaltim
Sebagai informasi, berdasarkan data yang dihimpun redaksi, Ismiati kini memegang jabatan sebagai ketua Tim Transisi Kalimantan Timur Sukses Menuju Generasi Emas yang dibentuk langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim sebagai Pelindung.
(wan)
- Rudy Mas'ud - Andi Harun Saling Respon soal Banjir! Mau 'Kontengan' Jalan Bareng Selesaikan Luapan Air?
- 1 SPPG Bisa Handle 2 Ribu Porsi Makan Per Hari, Potensi Duit Berputar Tembus Miliaran! Reimburs atau Bayar Depan?
- Anggaran Influencer Rp 1,7 Miliar 2025 dan 2026 Ditiadakan, Kadispar Bilang Kebijakan Bisa Berubah Lagi
Tag




