Arus Publik

CELIOS

Studi CELIOS: Sumber Daya Alam Dikeruk, Daerah Penghasil Dinilai Belum Menikmati Hasil Kekayaannya

Daerah kaya SDA dinilai belum menikmati nilai tambah ekonomi

Kamis, 21 Mei 2026 10:54

ILUSTRASI - Tumpukan kayu di kawasan pesisir Sumatra. CELIOS menilai eksploitasi SDA memperlebar ketimpangan ekonomi daerah dan pusat/Sumber: UGM

Menurut laporan tersebut, kondisi itu menunjukkan nilai tambah ekonomi dari sektor tambang, energi, dan perkebunan belum sepenuhnya dinikmati masyarakat lokal.

Akibatnya, daerah yang selama ini menopang pertumbuhan ekonomi nasional disebut masih menghadapi keterbatasan pembangunan dan akses kesejahteraan.

CELIOS menilai kondisi tersebut diperparah oleh pemangkasan transfer ke daerah yang dinilai dapat memperlebar ketimpangan regional.

Kekayaan Disebut Menumpuk pada Kelompok Kecil

Selain ketimpangan wilayah, laporan tersebut juga menyoroti distribusi kekayaan di Indonesia yang disebut semakin terkonsentrasi pada kelompok kecil masyarakat.

CELIOS mencatat 50 persen populasi Indonesia hanya menguasai sekitar 5 persen total aset nasional.

Sementara itu, 10 persen kelompok teratas disebut menguasai hingga 59 persen kekayaan nasional.

Menurut laporan tersebut, kondisi itu membuat sebagian besar masyarakat hanya bergantung pada pendapatan kerja, sementara kelompok atas dapat terus memperbesar kekayaannya melalui aset dan investasi.

“Aset bisa diwariskan, menghasilkan keuntungan berulang seperti bunga, dividen, dan sewa,” tulis laporan itu.

Tag

MORE